Sinopsis The Catcher Was a Spy (2017)

The Catcher Was a Spy (2017), Film drama spy dengan jadwal tayang 2017 oleh sutradara Ben Lewin, penulis Robert Rodat, dan disponsori oleh PalmStar Media Capital. Belum diketahui kapan kepastiannya film ini akan diputar.

Sinopsis The Catcher Was a Spy (2017)


Pemain utama Paul Rudd sebagai Moe Berg, Guy Pearce, Paul Giamatti, Jeff Daniels, Sienna Miller, Giancarlo Giannini. Film ini didasari oleh sebuah buku dengan judul The Catcher Was a Spy: The Mysterious Life of Moe Berg" karya Nicholas Dawidoff. Sebuah kisah nyata.

Sinopsis The Catcher Was a Spy (2017)

Moeg Berg adalah seorang lulusan universitas Ivy League dan kini menjadi seorang pengacara, menguasai sembilan jenis bahasa, namun hal itu bukanlah menjadi alasan baginya untuk berdiri tegak untuk membela rekan-rekan satu timnya di olah raga baseball ketika ia pernah menghabiskan waktu selama lima belas tahun sebagai pemain harian untuk tim seperti New York Robins dan Chicago White Sox. 

Berg bekerja ganda sebagai mata-mata rahasia untuk OSS (sebelum adanya CIA), yang membantu AS dalam memenangkan pertarungan melawan Jerman ketika akan membangun bom atom.


Peran Berg sebagai mata-mata pada Perang Dunia II


Saat itu Berg berusia 39 tahun ketika Amerika Serikat memasuki kancah Perang Dunia II dan pada usia itu, ia yakin akan kontribusi terbaik yang bisa ia raih dalam peperangan itu dengan mengerahkan kemampuannya termasuk sebagai ahli bahasa. Banyak koneksi yang dimiliki Berg yang membuatnya ditawari posisi dalam organisasi koordinator internasional AS pada tahun 1942. 

Tugasnya termasuk bepergian ke Amerika Selatan di mana ia mengawasi situasi kehidupan para tentara yang berjaga-jaga di pos-pos terpencil selain untuk menjaga terhadap terjadinya serangan ke Amerika. Reputasi Berg sebagai pemain bisbol, pelatihan keterampilan serta bahasa asing dan kemampuan hukumnya memungkinkan dia untuk bergerak dengan mudah di antara para tentara, pejabat, diplomat dan politikus asing.

Namun Berg segera mulai untuk mencoba mencari cara untuk memberikan kontribusi lebih penting dalam upaya untuk bergabung dalam perang dengan memutuskan melamar di Office of Strategic Services (OSS). Permohonannya dikabulkan dan kemudian ia menghabiskan sebagian besar waktunya di kawasan Eropa, melakukan sejumlah misi yang sebagian besarnya berkaitan dengan proyek Jerman dalam pembangunan energi nuklir dan senjata bom atom.

Salah satu misi Berg adalah terlibat dalam perjalanan menuju wilayah netral di Swiss di mana ia hadir untuk memberikan kuliah seorang fisikawan Jerman bernama Werner Heisenberg yang dilakukan di Zurich. 

Perintah yang harus dilakukan oleh Berg adalah menentukan apakah hasil kerja Heisenberg dengan energi nuklir itu akan mendorong Jerman mengembangkan bom nuklir. Jika Berg menentukan situasi itu dan mengetahui bahwa Jerman memang sedang melakukannya, maka ia harus membunuh Heisenberg.

Berg menghadiri perkuliahan itu, dipersenjatai dengan sebuah pistol, namun menyimpulkan bahwa upaya Heisenberg dan kemajuan Jerman dalam mengembangkan senjata itu ternyata terlalu dibesar-besarkan. Belakangan, Berg berteman dengan Heisenberg dan bersamaannya dengan pekerjaan lainnya di Swiss dan selanjutnya di Italia, membantu meyakinkan pejabat militer AS bahwa Jerman tidak berada di ambang pengembangan bom atom.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel