My Entire High School Sinking Into The Sea (2017), sinopsis, pemain [Jason Schwartzman, Lena Dunham]

My Entire High School Sinking Into The Sea (2017), sinopsis, pemain [Jason Schwartzman, Lena Dunham]

Sinopsis My Entire High School Sinking Into The Sea, film comedy animation dengan durasi 1 jam 17 menit, diperkirakan akan tayang 2017 oleh sutradara dan penulis skenario Dash Shaw dan akan didistribusikan oleh GKIDS.


Cerita film My Entire High School Sinking Into The Sea terfokus pada anak-anak sekolah; Dash dan Assaf. Dash (Jason Schwartzman) dan sahabatnya Assaf (Reggie Watts) sedang mempersiapkan diri untuk naik kelas baru di Tides High School, mempublikasikan informasi dalam tabloid sekolah yang terdistribusi secara luas namun sedikit yang membacanya, diedit oleh teman mereka Verty (Maya Rudolph).

Tetapi ketika hubungan asmara mulai mekar antara Assaf dan Verti akan mengancam persahabatan para laki-laki, Dash mengetahui bahwa ada sesuatu yang ditutupi oleh administrasi sekolah yang menempatkan semua siswa dalam bahaya. Bencana meletus, dan para sahabat itu saling berkejaran untuk melarikan diri melalui atap sekolah, dan mereka diikuti oleh gadis populer yang tau semua hal (Lena Dunham) dan seorang gadis lain (Susan Sarandon) yang justru lebih indah untuk dilihat.

Gempa bumi akan menghancurkan gedung sekolah mereka jika auditorium di lantai paling atas gedung itu dibuka. Dash mencoba mengingatkan semua orang di kantin sekolah, namun semua orang tidak mendengarkannya, tentu saja karena ia tak punya status sosial terpandang di sekolah itu. Gedung sekolah itu runtuh ke laut dan perlahan-lahan tenggelam, sementara para siswa berusaha naik ke lantai atas menuju auditorium untuk diselamatkan, namun terjebak diantaranya.

Sebagai film animasi, pemain utama hanya mengisi suara seperti Jason Schwartzman, Lena Dunham, Reggie Watts, Maya Rudolph, Susan Sarandon, Alex Karpovsky.

Film ini diproduksi oleh Washington Square Films, Electric Chinoland, Low Spark Films.

Untuk diketahui, Dash Shaw (sutradara, penulis, pembuat animasi), menyadari bahwa ia mampu membuat gambar berekstensi gif dalam photoshop, menyearahkan gambar, dan Photoshop dapat menyusun gambar-gambar tersebut menjadi susunan animasi sederhana, ia akhirnya menyadari bahwa ia tidak membutuhkan multi-kamera seperti yang dibutuhkan oleh Disney. Dia justru menggunakan scanner dan membuat berbagai animasi dengan cara yang sama ketika ia membuat komik.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel