Sinopsis Tommy's Honour (2017)

Tommy's Honour (2017), ditulis juga dengan Honor (versi bahasa AS - Britain), film drama adaptation dengan jadwal tayang 24 Maret 2017, durasi 1 jam 57 menit, sutradara Jason Connery, penulis skenario Pamela Marin, Kevin Cook, disponsori oleh Roadside Attractions.


Dibintangi oleh Ophelia Lovibond sebagai Meg Drinnen, Sam Neill sebagai Alexander Boothby, Peter Mullan sebagai Tom Morris, Jack Lowden sebagai Tommy Morris, Max Deacon sebagai David Strath, Peter Ferdinando sebagai Major Molesworth.

Sinopsis Tommy's Honour (2017)

Film ini merupakan sebuah kisah true story tentang riuhnya cerita tentang terciptanya permainan olahraga golf modern yang kini kita kenal. Saat itu di Skotlandia abad ke-19, film ini terdiri dari kisah cinta dramatis dan persaingan antara Tom Morris dan putranya Tommy - yang menikahi wanita dengan rahasia gelap.

Diproduksi oleh Gutta Percha Productions, SellOut Pictures, akhirnya kisah hidup para pendiri golf akan kita ketahui bersama.

Thomas Mitchell Morris, lahir tahun 1821 - 1908, dikenal dengan panggilan Old Tom Morris, merupakan pemain golf asal Skotlandia. Sementara Thomas Morris yang lebih dikenal dengan Young Tom Morris, adalah anak dari Thomas Mitchell Morris, lahir tahun 1851 - 1875. Dia dianggap seabgai satu dari sejumlah pelopor permainan golf profesional.

Morris adalah anak seorang tukang tenun kain, dan telah memulai permainan golf sejak berusia sepuluh tahun, dengan menggunakan gabus yang ditusuk dengan paku, dan memainkannya di sekitar jalan-jalan di kotanya dan kemudian ia mulai membuat klub sendiri dan mulai pertandingan resmi melawan pemuda lainnya.

Pada usia 14 tahun, Old Tom Morris bekerja magang untuk Allan Robertson, yang dianggap sebagai pegolf profesinal pertama di dunia. Morris bekerja magang selama empat tahun dan lima tahun kemudian bekerja secara penuh di bawah kepemimpinan Robertson.

Dari awal tahun 19840-an, Robertson seringkali memilih Morris sebagai rekan dalam pertandingan, dan dikabarkan bahwa mereka tidak pernah kalah selama mengikuti pertandingan. Morris hampir berimbang dengan Robertson dari segi kemampuan, meski tidak pernah serius jika mereka berdua dihadapkan dalam sebuah pertandingan. Sebagai pekerja di bawah bosnya, Morris seringkali merasa canggung sebab di luar kantor, mereka adalah rekan.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel