Sinopsis Atlantic Wall - Bradley Cooper

Atlantic Wall - Bradley Cooper

Sinopsis Atlantic Wall, film drama berlatar belakang Perang Dunia ke II, oleh sutradara Gavin O'Connor, penulis skenario Zach Dean, dan pemain utama adalah Bradley Cooper. Skenario film ini masuk dalam daftar hitam tahun lalu.


Bercerita tentang kisah pelacakan terhadap penerjun payung tunggal dari Amerika yang terdampar di belakang garis musuh sebelum D-Day (hari kemerdekaan). Tugasnya saat itu adalah untuk memberikan informasi intelijen penting atas hasil perang, dan ia dipaksa untuk memenuhi janji melindungi seorang remaja, anak dari rekan yang tewas.

Karakter fenomenal Bradley Cooper telah membangkitkan semangat salah satu produser, Dan Friedkin, seperti peran Cooper di American Sniper 2014. Ia juga terlibat di film A Star Is Born, hasil remake yang diperkirakan akan tayang 2018. 

Apa itu Atlantic Wall?

Atlantic Wall yang berarti Benteng Atlantik, adalah nama yang diberikan terhadap sebuah struktur bangunan raksasa yang terdapat di pesisir pertahanan yang dibangun atas perintah Hitler yang membantang di sepanjang jalan dari Norwegia, sepanjang Belgia dan pantai Perancis hingga ke perbatasan Spanyol. Benteng ini berdiri sepanjang 1.670 mil dan merupakan bentukan Hilter sebagai "penjara Eropa". Tembok tersebut dibangun untuk memukul mundur serangan Sekutu atas serangan mereka di wilayah pendudukan Nazi di Eropa. Pembangunan dimulai pada tahun 1942 dan berakhir 1944. Bangunan itu sebagian besar diselesaikan di garis pantai Perancis yang menurut asumsi Nazi bahwa negara-negara sekutu kemungkinan akan hadir.

Pembangunan tersebut direncanakan sebagai perlindungan terhadap pelabuhan dimana kapal U-Boats dan kapal-kapal jenis lainnya dari Kriegsmarine bermarkas. Begitu selesai, mereka kemudian membangun tembok di daerah pesisir lainnya. Pada tahun 1944 sebagian dari Atlantic Wall diperkuat secara besar-besaran oleh Erwin Rommel yang ketika itu menjadi pimpinan untuk meningkatkan pertahanan. Barisan senjata artileri didukung dengan pos-pos senjata mesin dan peletakan jenis artileri lainnya dibangun di bagian dalam untuk memberikan sejumlah bentuk perlindungan tambahan ketika sekutu mendarat. Pantai-pantai di sepanjang pantai utara Perancis dipenuhi dengan persenjataan anti-tank dan anti kendaraan darat yang dikenal dengan "Gigi Rommel". 

Sejak Hitler memerintahkan konstruksi itu dimulai, diperkirakan hampir satu juta warga Perancis bekerja untuk pembangunannya, yang kemudian sering disebut sebagai propaganda Nazi. Dibalik tembok tersebut, Jerman mempersiapkan berbagai jenis perlawanan termasuk ribuan tentara. Ketika sekutu akhirnya menginvasi pantai Normandy pada tahun 1944, kebanyakan dari pertahanan tersebut dikacaukan hanya dalam beberapa jam. Kini, bekas kehancuran dari tembok tersebut masih tetap eksis di sejumlah negara dimana tembok tersebut pernah dibangun, meskin sebagian besar dindingnya telah jatuh dan tenggelam ke laut atau telah dihancurkan.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel