Sinopsis We Have Always Lived in the Castle, pemain Sebastian Stan

Sinopsis We Have Always Lived in the Castle, film thriller pemain utama Sebastian Stan

Sinopsis We Have Always Lived in the Castle, horor, Sebastian Stan

Sinopsis We Have Always Lived in the Castle, film bergenre horror thriller yang akan diproduksi oleh Marvel bersama pemain utama Sebastian Stan (bitang film Captain America), bersama Taissa Farmiga, Alexandra Daddario, Joanne Crawford dan Willem Dafoe. 


Film ini disutradarai oleh Stacie Passon dengan skenario yang ditulisnya sendiri bersama Mark Kroger, hasil adaptasi dari sebuah novel horor karangan Shirley Jackson. Novel tersebut bercerita tentang keluarga yang berada dalam sebuah kehidupan yang sangat tertutup, telah kehilangan empat anggota keluarga mereka akibat keracunan dan mereka harus menggunakan sejumlah ritual dan jimat untuk tetap bisa menjauhkan mereka dari warga kota yang sangat memusuhi mereka. 

Sebastian Stan hadir di film Ant-Man sebagai Bucky Barnes, The Martian sebagai Chris Beck, Ares III: The Right Stuff, Ares III: Farewell, Captain America: Civil War sebagai Bucky Barnes/ Winter Soldier, I'm Dying Up Here (film televisi) sebagai Clay, Avengers: Infinity War 2018 sebagai Bucky.
Resensi 

Plot Summary

Mary Katherine (Merricat Blackwood), 18 tahun, kisah tentang keluarga Blackwood. Merricat, kakaknya Constance, dan paman mereka Julian hidup dalam sebuah rumah besar yang berdiri di sebuah lahan yang luas, terisolasi dari desa terdekat. Constance bahkan belum pernah keluar dari rumah sejak enam tahun terakhir, tidak pernah pergi lebih jauh dari kebunnya yang luas. Paman Julian, yang harus hidup diatas kursi roda, terus menerus terobsesi untuk menulis dan kembali menulis catatan atas semua nostalgianya.

Lewat catatan Julian tak beraturan itu, kejadian-kejadian yang pernah ada di masa lalu mulai terungkap, termasuk apa yang pernah terjadi pada keluarga besar Blackwood; enam tahun yang lalu, termasuk kedua orang tua dalam keluarga Blackwood, seorang bibi, dan adik mereka telah dibunuh -- diracun dengan menggunakan arsen, yang dicampurkan ke dalam gula dan dituang dalam minuman saat makan malam. Julian, yang meski telah keracunan, berhasil selamat; Constance, yang tidak menggunakan gula, akhirnya dipenjara, meski kemudian dilepaskan lagi. Merricat tidak berada ditempat saat makan malam, dia sudah tidur karena sedang dihukum orang tuanya pada malam itu. Orang-orang di desa mereka meyakini bahwa Constance adalah pelaku atas pembunuhan itu. Keluarga Blackwood yang tersisa tiga orang itu telah tumbuh dewasa dan terbiasa dalam hidup mereka yang tertutup, hidup dalam diam. Merricat adalah satu-satunya penghubung mereka ke dunia luar, berjalan menuju desa itu dua kali seminggu dan membawa sejumlah barang-barang kebutuhan dan buku-buku, dimana selama perjalanan itu pula dia menyaksikan kebrutalan warga desa setempat dan dia sering diikuti oleh anak-anak desa itu, dan mengejeknya. Mereka terlihat sangat kasar dan onar, dan hal itulah yang membuat Merricat berpikir bahwa keluarganya benar-benar dibenci oleh seluruh warga.

Mericat sangat melindungi saudaranya dan menjadi praktisi ilmu sihir. Dia merasa bahwa bahaya mulai mendekat, dia bertanggung jawab untuk memastikan bahwa sejumlah sihir pelindung yang ditempatkannya di seluruh bagian rumah, termasuk sebuah buku yang tergantung di pohon. Setelah melihat bahwa buku itu jatuh ke tanah, Merricat tersadar bahwa bahaya benar-benar akan hadir. Sebelum dia sempat mengingatkan Constance, seorang sepupu mereka yang sejak lama tak pernah kelihatan, Charles, hadir di tempat itu.

Charles dengan cepat mulai dekat dengan Constance, menjelaskan tentang dirinya terhadap wanita itu. Charles terus waspada atas sikap Merricat yang mencurigainya dan mulai kasar terhadap Merricat serta memanfaatkan kelemahan Julian. Dia terus mencoba mencari tahu tentang sejumlah uang yang disimpan oleh para wanita itu. Merricat berasumsi bahwa Charles adalah ancaman, menyebutnya iblis dan hantu, dan mencoba berbagai sihir untuk mendorong pria itu agar keluar dari rumah. Paman Julian juga ternyata sudah semakin tak nyaman dengan kehadiran Charles, dan Constance terjebak diantara seteru itu.

Suatu malam sebelum makan malam tiba, Constance menyuruh Merricat ke lantai atas untuk mencuci tangan, dan Merricat yang sedang benar-benar marah atas kehadiran Charles, mendorong Charles hingga terjatuh ke sebuah tempat sampah yang terhubung dengan sebuah pipa api pembakaran yang justru memicu terbakarnya rumah mereka. Warga desa datang untuk memadamkan api, namun begitu api mulai padam, gelombang kebencian yang sejak lama telah ada atas keluarga Blackwood pun mulai menggelora. Mereka mulai melempari rumah itu dengan batu, masuk paksa ke dalam rumah dan menghancurkan apa saja yang dekat dengan mereka, sambil terdengar teriakan-teriakan ejekan pada seisi rumah Blackwood. Merricat dan Constance dipaksa keluar dan dikelilingi oleh warga desa yang sepertinya sangat buas ingin menyerang mereka berdua. Merricat dan Constance melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa dan masuk ke dalam hutan. Sementara api telah menghanguskan sebagian rumah, Julian tewas karena serangan jantung, dan Charles hadir untuk menyelamatkan yang lain. Merricat dan Constance yang sedang dalam pelarian, mencoba bermalam di hutan dimana Merricat pada malam itu juga merencanakan persembunyian. Constance mengatakan untuk pertama kalinya, bahwa dia merasa bahwa Merricat lah yang meracuni keluarganya. Merricat mengakui perbuatannya, mengatakan bahwa dia yang menempatkan racun dalam mangkuk gula tersebut karena dia tahu bahwa Constance tidak akan memakan gula malam itu.

Saat kembali ke rumah mereka yang porak poranda, Constance dan Merricat mencoba menyelamatkan apa yang tersisa dari barang-barang mereka, menutup ruangan-ruangan yang sudah terlalu parah, dan mulai kembali hidup mereka dengan menggunakan apa yang masih tersisa. Rumah itu, saat ini tidak lagi memiliki atap, menyerupai sebuah kastil yang terbuka tanpa atap. Warga desa, mulai merasa bersalah dan satu persatu ingin membantu dengan meletakkan makanan di pintu depan rumah itu. Charles kembali hadir lagi untuk mencoba memperbaiki komunikasinya dengan Constance, tetapi Constance saat ini sudah mengetahui dengan jelas bahwa tujuan Charles adalah keserakahan. Kedua kakak beradik itu akhirnya tetap menyendiri dan tidak pernah terlihat lagi.

***

Pertanyaannya, mengapa Merricat membunuh anggota keluarganya sendiri dengan racun itu ya?

COMMENTS

Name

aksi,342,animasi,1,artist,28,biografi,1,box-office,27,dokumenter,1,drama,905,fiksi,161,horor,297,indonesia,34,komedi,268,movie,2,news,971,Slider,13,sport,1,thriller,259,
ltr
item
Referensi Film: Sinopsis We Have Always Lived in the Castle, pemain Sebastian Stan
Sinopsis We Have Always Lived in the Castle, pemain Sebastian Stan
Sinopsis We Have Always Lived in the Castle, film thriller pemain utama Sebastian Stan
https://4.bp.blogspot.com/-_f4da-X29NI/V6uh_2Z2nUI/AAAAAAAAbP8/omrHq3rZkws2P1FLLGXEppNaNGXhEfOigCLcB/s400/Untitled-4%2Bcopy.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-_f4da-X29NI/V6uh_2Z2nUI/AAAAAAAAbP8/omrHq3rZkws2P1FLLGXEppNaNGXhEfOigCLcB/s72-c/Untitled-4%2Bcopy.jpg
Referensi Film
http://www.filmbioskop.co.id/2016/08/sinopsis-we-have-always-lived-in-castle-pemain-sebastian.html
http://www.filmbioskop.co.id/
http://www.filmbioskop.co.id/
http://www.filmbioskop.co.id/2016/08/sinopsis-we-have-always-lived-in-castle-pemain-sebastian.html
true
782096678041358743
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy