"Death Wish" remake Charles Bronson 1974, pemain utama Bruce Willis

Sinopsis "Death Wish" remake Charles Bronson 1974 dengan pemain utama Bruce Willis

"Death Wish" remake Charles Bronson 1974 dengan pemain utama Bruce Willis

Death Wish, adalah film bergenre actin yang akan remake kembali dengan pemain utama dibintangi oleh Bruce Willis yang dalam film ini nantinya akan menggambarkan gaya Charles Bronson. MGM Paramount Pictures telah menggaet Eli Roth untuk menggarap film yang berasal dari tahun 1974 ini.


Film terdahulu yang menaikkan pamor Eli Roth adalah film Knock Knock bersama Keanu Reeves pada tahun lalu. Skenario Death Wish akan ditulis oleh Scott Alexander dan Larry Karaszewski.

Eli Roth akhirnya menyutradarai film ini setelah Aharon Keshales dan Navot Paspushado yang semestinya menjadi sutradara mundur akibat berbeda visi dalam rencana mereka untuk perubahan skenario yang sudah disetujui oleh Bruce Willis.

Berikut ini resensi film Death Wish yang dibintangi oleh Charles Bronson pada tahun 1974


Paul Kersey adalah seorang arsitek yang tinggal di Manhattan bersama istrinya Joanna dan putri mereka Carol Toby. Suatu hari, Joannad dan Carol baru saja pulang ke rumah dan ternyata diikuti oleh tiga bandit yang masuk ke rumah mereka dengan berpura-pura sebagai tukang antar barang. Mereka melukai Joanna sangat fatal dan melakukan kekerasan seksual terhadap Carol.

Akhirnya Joanna meninggal dan dimakamkan di Connecticut, dan untuk menenangkan diri bos Paul memberikannya waktu liburan dari kerjaannya dan dia berangkat menuju Tucson, Arizona menemui kliennya Ames Jainchill. Sementara dia bekerja di Tucson, Paul menjadi saksi mata aksi penembakan yang ternyata adalah tempat pembuatan film. Beberap ahari kemudian Ames mengundang Paul ke klub penggemar senjata. Ames sangat terkesan dengan cara menembak Paul yang ternyata sangat presisi. Paul akhirnya mengakui bahwa dia telah pernah ikut dalam perang Korea sebagai medis. Paul telah punya kemampuan untuk menggunakan senjata sejak masa kecil oleh ayahnya.

Kembali ke Manhattan, Paul mulai belajar dari menantunya bahwa putrinya Joanna mengalami depresi sangat buruk setelah trauma atas serangan itu. Paul kemudian mengunjungi putrinya itu di rumah sakit. Dengan rasa sedih yang mendalam, Paul dan menantunya ingin membawa Joanna ke rumah sakit jiwa di Long Island untuk perawatan lebih intesif.

Belakangan saat dia membuka koper yang dibawanya sepulang dari Tucson, dia melihat pemberian Ames kepadanya sepucuk pistol Colt 32. Dia mengisi pelurunya, dan menyimpannya di pinggangnya, dan mulai menjalankan misinya. Dia menemui perampok berandalan bernama Thomas Leroy marston, yang justru mencoba merampoknya dengan menodongkan senjata revolver Smith & Wesson 36, namun Paul langsung menembak Marston dengan senjatanya sendiri dan tewas di tempat.

Sangat terkejut dengan perbuatannya yang telah menghilangkan nyawa orang, Paul lari ke rumah dan sangat khawatir. Namun karena rasa ingin membalas, dia terus menjalani liarnya kota itu di malam hari untuk mencari para penjahat.

Departemen kepolisian New York, NYPD akan menyelidiki kasus penembakan yang semakin sering terjadi, yang korbannya adalah para kriminal dan perampok yang terkenal kejam. Faktanya saat itu, tindak kejahatan di jalanan New York telah berkurang dengan tajam sejak Paul menegakkan hukum sendiri. Frank Ochoa, petugas polisi yang sedang menyelidiki penembakan itu tidak senang dengan situasi itu dan menuduh Paul yang melakukannya. Namun pengacara distrik dan komisi kepolisian mencoba menarik Ochoa agar tidak menangkap Paul.

Suatu ketika, Paul berhadapan dengan beberapa perampok kejam yang juga dia tewaskan dengan geram, meski salah satu yang lain berhasil menjatuhkannya yang memaksanya harus dilarikan ke rumah sakit. Sesampainya disana, Ochoa menemuinya dan mengingatkan bahwa dia harus meninggalkan New York. Barang bukti yang sudah ada di polisi, sebuah pistol milik Paul akan mereka buang jika dia pindah ke luar New York, selamanya. Paul setuju dan Ochoa meninggalkannya di RS tersebut.

Dia akhirnya pindah ke Chicago dan baru tiba menggunakan kereta api, karena pekerjaannya juga telah disetujui untuk dipindahkan kesana, pihak perusahaan menyambutnya dengan senang. Namun tak lama kemudian, dia melihat sekelompok penjahat lain sedang menggasak seorang gadis muda. Dia kemudian permisi dari para rekan kerjanya dan segera menolong wanita itu. Para penjahat itu merasa terganggu, namun Paul langsung mengacungkan tangannya seperti pistol dan tersenyum, sepertinya penegakan hukum sendiri oleh Paul akan berlanjut kembali.

COMMENTS

Name

aksi,338,artist,28,box-office,27,drama,897,fiksi,161,horor,296,indonesia,34,komedi,266,movie,2,news,964,Slider,13,sport,1,thriller,259,
ltr
item
Referensi Film: "Death Wish" remake Charles Bronson 1974, pemain utama Bruce Willis
"Death Wish" remake Charles Bronson 1974, pemain utama Bruce Willis
Sinopsis "Death Wish" remake Charles Bronson 1974 dengan pemain utama Bruce Willis
https://2.bp.blogspot.com/-0byKVRlHU2s/V2hZw325HpI/AAAAAAAAaOU/2sJAg584qWo5Thezf_-2densjAN0uQFMACLcB/s640/Untitled-8%2Bcopy.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-0byKVRlHU2s/V2hZw325HpI/AAAAAAAAaOU/2sJAg584qWo5Thezf_-2densjAN0uQFMACLcB/s72-c/Untitled-8%2Bcopy.jpg
Referensi Film
http://www.filmbioskop.co.id/2016/06/death-wish-remake-charles-bronson-1974-pemain-bruce-willis-sinopsis.html
http://www.filmbioskop.co.id/
http://www.filmbioskop.co.id/
http://www.filmbioskop.co.id/2016/06/death-wish-remake-charles-bronson-1974-pemain-bruce-willis-sinopsis.html
true
782096678041358743
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy